Beraneka penelitian telah mengungkap adanya mukjizat puasa ditinjau dari perpekstif medis moderen. dalam penelitian ilmiah, tak ditemukan dampak merugikan dari puasa ramadhan pada jantung, paru, hati, ginjal, mata, profil endokrin, hematologi serta manfaat neuropsikiatri.
Ada manfaat luar biasa serta tak disangka pada awalnya oleh para ilmuwan perihal adanya mukjizat puasa ramadhan untuk kesehatan manusia. walau puasa ramadhan aman untuk semua orang sehat serta lebih dari satu kondisi sakit spesifik, tetapi dalam keadaan penyakit spesifik seseorang mesti berkonsultasi dengan dokter serta ikuti rekomendasi ilmiah.
Inilah 10 Mukjizat Puasa terhadap Kesehatan Manusi
1. Keseimbangan anabolisme dan katabolisme
Berlainan dengan kelaparan atau starvasi dalam beraneka bentuk bisa mengganggu kesehatan tubuh. tetapi sebaliknya, dalam puasa ramadhan terjadi keseimbangan anabolisme serta katabolisme yang berakibat asam amino serta beraneka zat berikutnya menolong peremajaan sel serta komponennya memproduksi glukosa darah serta mensuplai asam amino dalam darah sepanjang hari. cadangan protein yang cukup dalam hati sebab konsumsi nutrisi waktu buka serta sahur bakal terus bisa menciptakan kondisi tubuh untuk terus memproduksi protein esensial berikutnya layaknya albumin, globulin serta fibrinogen. perihal ini tak terjadi pada starvasi waktu panjang, sebab terjadi penumpukan lemak dalam jumlah besar, hingga beresiko terjadi sirosis hati. namun waktu puasa di bln. ramadhan, manfaat hati tetap aktif serta baik.
2. Tidak akan mengakibatkan pengasaman dalam darah
Sesudah itu pula berlainan dengan starvasi, dalam puasa islam penelitian tunjukkan asam amino teroksidasi dengan pelan serta zat keton tak meningkat dalam darah hingga tak bakal menyebabkan pengasaman dalam darah.
3. Tidak berpengaruh pada sel darah manusia
Dalam penelitian, waktu puasa tak berpengaruh pada sel darah manusia & tak ada perbedaan jumlah retikulosit, volume sel darah merah serta rata-rata konsentrasi hemoglobin ( mch, mchc ) dibanding dengan orang yang tak berpuasa.
4. Puasa pada penderita diabetes tipe 2 tidak berpengaruh
Puasa ramadhan pada penderita diabetes jenis 2 tak berpengaruh serta tak ada perbedaan protein gula, protein glikosilat serta hemoglobin glikosilat. tetapi pada penderita diabetes jenis spesifik baiknya mesti berkonsultasi dengan dokter bila hendak berpuasa. salah satunya merupakan penderita diabetes dengan keton meningkat, masih hamil, usia anak atau komplikasi lain layaknya gagal ginjal serta jantung.
5. Pengaruh pada Ibu hamil dan menyusui
Ada sesuatu penelitian puasa pada bunda hamil, bunda menyusui, serta kelompok tak hamil serta tak menyusui di perkampungan afika barat. nyatanya dalam penelitian tersebut disimpulkan tak ada perbedaan kandungan glukosa serum, asam lemak bebas, trigliserol, keton, beta hidroksi butirat, alanin, insulin, glucagon serta hormon tiroksin.
6. Pengaruh pada janin saat ibu hami berpuasa
Penelitian di departemen obstetri serta ginekologi dari gaziantep university hospital, terhadap 36 wanita sehat dengan kehamilan tanpa komplikasi berturut-turut dari 20 minggu atau semakin, yang berpuasa mulai bln. ramadhan buat mengevaluasi dampak ramadan pada janin, pengukuran doppler ultrasonografi dalam peningkatan diameter biparietal janin ( bpd ), peningkatan panjang tulang paha janin ( fl ), menambah berat badan diperkirakan janin ( efbw ), profil biofisik janin ( bpp ), indeks cairan amnion ( afi ), serta rasio arteri umbilikalis sistol / diastol ( s / d ) rasio.
kortisol serum bunda, trigliserida, kolesterol total, low-density lipoprotein ( ldl ), high density lipoprotein ( hdl ), very low density lipoprotein ( vldl ), serta ldl / hdl rasio pula dievaluasi sebelum serta setelah ramadhan. hasil penelitian tunjukkan, tak ada perbedaan signifikan yang ditemukan pada kedua kelompok untuk usia janin, berat badan bunda, perperkiraan kenaikan berat badan janin ( efwg ), bpp janin, afi, serta rasio arteri umbilikalis s / d.
7. Penurunan glukosa dan berat badan
Studi kohort dikerjakan pada 81 mahasiswa kampus teheran of medical sciences waktu berpuasa. dikerjakan evaluasi berat badan, indeks massa tubuh ( bmi ), glukosa, trigliserida ( tg ), kolesterol, lipoprotein densitas rendah ( ldl ), high density lipoprotein ( hdl ), serta very low density lipoprotein ( vldl ), sebelum serta setelah ramadhan. studi ini tunjukkan yaitu puasa ramadhan mengakibatkan penurunan glukosa serta berat badan. walau ada penurunan yang signifikan dalam frekuensi makan, peningkatan yang signifikan dalam ldl serta penurunan hdl tercatat pada bln. ramadhan. tampaknya dampak puasa ramadhan pada tingkat lipid dalam darah barangkali terkait erat dengan pola makan gizi atau respon kelaparan biokimia.
8. Pengaruh pada fungsi kelenjar gondok
Saat berpuasa nyatanya pula dapat dibuktikan tak berpengaruh pada manfaat kelenjar gondok manusia. hasil penelitian tunjukkan yaitu tak ada perbedaan kandungan plasma tiroksin ( ts ), tiroksin bebas, tironin triyodium serta hormon perangsang gondok ( tsh ) pada penderita laki-laki yang berpuasa.
9. Pengaruh pada hormon virgisteron
Namun pada penelitian hormon wanita tak terjadi gangguan pada hormon virgisteron waktu melaksanakan puasa. namun, 80% populasi penelitian tunjukkan penurunan hormon prolaktin. penelitian ini tunjukkan harapan baru untuk penderita infertilitas atau kemandulan wanita yang dikarenakan peningkatan hormon prolaktin. hingga waktu puasa, wanita terus berpeluang besar untuk terus pada kondisi subur.
10. Bermanfaat Bagi Jantung
Lebih dari satu penelitian mengatakan sesungguhnya tak ada perbedaan yang mencolok waktu berpuasa dibanding waktu tak berpuasa. puasa ramadhan tak merubah dengan drastis metabolisme lemak, karbohidrat serta protein. walau terjadi peningkatan serum uria serta asam urat sering terjadi waktu terjadi dehidrasi mudah waktu puasa. waktu berpuasa nyatanya terjadi peningkatan hdl serta apoprotein alfa1. penurunan ldl sendiri nyatanya amat berguna untuk kesehatan jantung serta pembuluh darah. lebih dari satu penelitian "chronobiological" tunjukkan waktu puasa ramadhan berpengaruh terhadap ritme penurunan distribusi sirkadian dari suhu tubuh, hormon kortisol, melatonin serta glisemia. beraneka perubahan yang walau mudah tersebut tampaknya pula berperan untuk peningkatan kesehatan manusia.
Tampilkan postingan dengan label Info Sehat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Sehat. Tampilkan semua postingan
10 Kebiasaan Buruk Yang Merusak Kulit
10 Kebiasaan Buruk Yang Merusak Kulit ~ Banyak wanita melakukan segala jenis perawatan untuk kulit tampak lebih cantik. Banyak juga yang hanya melakukan perawatan kulit sederhana dengan rajin membersihkannya dan menggunakan pelembab.

Namun, semua usaha dapat percuma jika tetap melakukan kebiasaan buruk yang merusak kulit. Jika berhasil menghindari sejumlah 'pantangan' kecantikan berikut, Anda tidak perlu melakukan perawatan mahal. Berikut hal-hal yang tidak boleh Anda lakukan untuk menjaga kecantikan kulit, seperti dikutip dari laman Idiva.
Kebiasaan Buruk Merusak Kulit
1. Membersikan wajah dengan air panas
Jika tubuh terasa capai, kucuran air panas akan menjadi obat mujarab. Namun jangan salah, kucuran air panas pada wajah dapat merusak kelembutan kulit wajah. "Jika kulit Anda sangat rentan kemerahan, panas dapat melepahkan kapiler kulit dan membuatnya lebih parah," ujar Shula Starkey, penemu Ark Skincare.
Dr. Jamuna Pai, ahli kecantikan juga menyarankan untuk tidak menggunakan air panas pada kulit wajah dan kepala. "Kulit akan kehilangan minyak esensial jika menggunakan air panas," ujarnya.
2. Stres
Stres tidak hanya memberikan dampak negatif pada kesehatan, tetapi juga merugikan kulit Anda. Cobalah yoga dan bernapas dalam-dalam, serta gunakan produk kecantikan untuk menghilangkan tekanan pada kulit.
"Hormon stres, kortisol adalah musuh terburuk bagi penuaan kulit. Hindari kopi dan alkohol karena zat tersebut dapat meningkatkan kortisol," ujar Starkey.
3. Gunakan pembersih wajah instan
Banyak beredar di pasaran produk pembersih wajah yang sangat instan. Namun, tidak ada yang menjamin produk tersebut dapat membersihkan kulit hingga di sela-sela pori-pori. Pembersihan yang tidak memadai dapat menyebabkan penumpukan bakteri dan rusaknya kulit.
"Membersihkan kulit adalah sangat penting dan tidak boleh diabaikan. Gunakan make up remover jika Anda menggunakan make up. Jangan mengganti make up remover dengan pembersih biasa," ujar Dermatolog Dr Apratim Goel.
4. Diet sembarangan
"Jenis makanan yang dikonsumsi akan menurunkan kualitas kulit," ujar Deepshikha Agarwal, ahli diet dan gizi. Diet ketat yang rendah lemak dapat membuat kulit kusam dan memicu penuaan dini.
Padahal, lemak sangat penting untuk kesehatan kulit, memperbaikinya, pelembab alami, dan menjaga kekenyalan kulit. Asam lemak esensial dari minyak ikan, telur, sayuran hijau sangat penting untuk kulit.
5. Gemar konsumsi camilan manis
Terlalu banyak gula dalam aliran darah dapat memperlebar pinggang Anda. Selain itu, gula menyebabkan keriput pada wajah. "Glikasi adalah proses di mana gula dalam darah bereaksi dalam kolagen kulit dan merubah struktur kekenyalan kulit, serta mengakibatkan penuaan dini,"
ujar ahli gizi Melanie Flower.
Proses ini berjalan cepat bagi orang yang memiliki sedikit insulin. "Makanan ringan kaya protein adalah pilihan terbaik terutama kacang-kacangan dan biji-bijian karena mengandung minyak yang ramah pada kulit," ujarnya.
6. Tidak menggunakan pelindung matahari
Jika hanya menggunakan pelembab yang mengandung SPF di waktu matahari bersinar terik, Anda tidak melakukan perlindungan yang cukup. "Sangat penting menggunakan pelembab yang mengandung SPF setiap hari tanpa terkecuali. Gunakan SPF 30 atau lebih," ujar ahli kecantikan Ritu Tanwar.
7. Mengabaikan kulit leher
"Anda harus melakukan perawatan pada leher sama seperti merawat kulit wajah," ujar Dermatolog Dr. Stefanie Williams. Jadi, gunakan produk kecantikan dari wajah hingga leher. Selain itu, gunakan serum antioksidan sebelum pelembab SPF setiap hari.
8. Tidak melindunginya dari polusi
Polusi seperti asap rokok, asap kendaraan bermotor dapat menyebabkan kerusakan pada kulit. "Polutan juga dapat mebuat kulit lebih sensitif terhadap efek berbahaya sinar UV," ujar Williams.
9. Konsumsi alkohol
Alkohol dapat melebarkan pembuluh kapiler. Makin lama, alkohol dapat merusak pembuluh darah dan menyebabkan wajah memerah, menguras vitamin A antioksidan yang penting untuk elastisitas kulit, membuat kulit kering sehingga rentan terhadap kerutan. Minumlah banyak air putih untuk mendorong racun keluar dari tubuh. Hindari juga minum dengan menggunakan sedotan, karena hal tersebut dapat mengakibatkan keriput di sekitar mulut.
10. Tidak cukup tidur
Regenerasi sel kulit terjadi pada malam hari. Karena itulah pastikan Anda mendapatkan tidur cukup selama 8 jam. "Penelitian menunjukan kurang tidur dapat meningkatkan kadar kortisol yang dapat menyebabkan penuaan, berkurangnya produksi kolagen," ujar Williams. Selama tidur pun kulit menyerap produk kecantikan lebih baik. Gunakan krim malam Anda sebelum tidur untuk hasil maksimal. Kebiasaan Buruk Merusak Kulit
( Sumber : VIVAnews )

Namun, semua usaha dapat percuma jika tetap melakukan kebiasaan buruk yang merusak kulit. Jika berhasil menghindari sejumlah 'pantangan' kecantikan berikut, Anda tidak perlu melakukan perawatan mahal. Berikut hal-hal yang tidak boleh Anda lakukan untuk menjaga kecantikan kulit, seperti dikutip dari laman Idiva.
Kebiasaan Buruk Merusak Kulit
1. Membersikan wajah dengan air panas
Jika tubuh terasa capai, kucuran air panas akan menjadi obat mujarab. Namun jangan salah, kucuran air panas pada wajah dapat merusak kelembutan kulit wajah. "Jika kulit Anda sangat rentan kemerahan, panas dapat melepahkan kapiler kulit dan membuatnya lebih parah," ujar Shula Starkey, penemu Ark Skincare.
Dr. Jamuna Pai, ahli kecantikan juga menyarankan untuk tidak menggunakan air panas pada kulit wajah dan kepala. "Kulit akan kehilangan minyak esensial jika menggunakan air panas," ujarnya.
2. Stres
Stres tidak hanya memberikan dampak negatif pada kesehatan, tetapi juga merugikan kulit Anda. Cobalah yoga dan bernapas dalam-dalam, serta gunakan produk kecantikan untuk menghilangkan tekanan pada kulit.
"Hormon stres, kortisol adalah musuh terburuk bagi penuaan kulit. Hindari kopi dan alkohol karena zat tersebut dapat meningkatkan kortisol," ujar Starkey.
3. Gunakan pembersih wajah instan
Banyak beredar di pasaran produk pembersih wajah yang sangat instan. Namun, tidak ada yang menjamin produk tersebut dapat membersihkan kulit hingga di sela-sela pori-pori. Pembersihan yang tidak memadai dapat menyebabkan penumpukan bakteri dan rusaknya kulit.
"Membersihkan kulit adalah sangat penting dan tidak boleh diabaikan. Gunakan make up remover jika Anda menggunakan make up. Jangan mengganti make up remover dengan pembersih biasa," ujar Dermatolog Dr Apratim Goel.
4. Diet sembarangan
"Jenis makanan yang dikonsumsi akan menurunkan kualitas kulit," ujar Deepshikha Agarwal, ahli diet dan gizi. Diet ketat yang rendah lemak dapat membuat kulit kusam dan memicu penuaan dini.
Padahal, lemak sangat penting untuk kesehatan kulit, memperbaikinya, pelembab alami, dan menjaga kekenyalan kulit. Asam lemak esensial dari minyak ikan, telur, sayuran hijau sangat penting untuk kulit.
5. Gemar konsumsi camilan manis
Terlalu banyak gula dalam aliran darah dapat memperlebar pinggang Anda. Selain itu, gula menyebabkan keriput pada wajah. "Glikasi adalah proses di mana gula dalam darah bereaksi dalam kolagen kulit dan merubah struktur kekenyalan kulit, serta mengakibatkan penuaan dini,"
ujar ahli gizi Melanie Flower.
Proses ini berjalan cepat bagi orang yang memiliki sedikit insulin. "Makanan ringan kaya protein adalah pilihan terbaik terutama kacang-kacangan dan biji-bijian karena mengandung minyak yang ramah pada kulit," ujarnya.
6. Tidak menggunakan pelindung matahari
Jika hanya menggunakan pelembab yang mengandung SPF di waktu matahari bersinar terik, Anda tidak melakukan perlindungan yang cukup. "Sangat penting menggunakan pelembab yang mengandung SPF setiap hari tanpa terkecuali. Gunakan SPF 30 atau lebih," ujar ahli kecantikan Ritu Tanwar.
7. Mengabaikan kulit leher
"Anda harus melakukan perawatan pada leher sama seperti merawat kulit wajah," ujar Dermatolog Dr. Stefanie Williams. Jadi, gunakan produk kecantikan dari wajah hingga leher. Selain itu, gunakan serum antioksidan sebelum pelembab SPF setiap hari.
8. Tidak melindunginya dari polusi
Polusi seperti asap rokok, asap kendaraan bermotor dapat menyebabkan kerusakan pada kulit. "Polutan juga dapat mebuat kulit lebih sensitif terhadap efek berbahaya sinar UV," ujar Williams.
9. Konsumsi alkohol
Alkohol dapat melebarkan pembuluh kapiler. Makin lama, alkohol dapat merusak pembuluh darah dan menyebabkan wajah memerah, menguras vitamin A antioksidan yang penting untuk elastisitas kulit, membuat kulit kering sehingga rentan terhadap kerutan. Minumlah banyak air putih untuk mendorong racun keluar dari tubuh. Hindari juga minum dengan menggunakan sedotan, karena hal tersebut dapat mengakibatkan keriput di sekitar mulut.
10. Tidak cukup tidur
Regenerasi sel kulit terjadi pada malam hari. Karena itulah pastikan Anda mendapatkan tidur cukup selama 8 jam. "Penelitian menunjukan kurang tidur dapat meningkatkan kadar kortisol yang dapat menyebabkan penuaan, berkurangnya produksi kolagen," ujar Williams. Selama tidur pun kulit menyerap produk kecantikan lebih baik. Gunakan krim malam Anda sebelum tidur untuk hasil maksimal. Kebiasaan Buruk Merusak Kulit
( Sumber : VIVAnews )
Efek Penggunaan Dot Untuk Bayi
Pro - Kontra Penggunaan Dot Untuk Bayi. Memberikan dot kepada bayi masih mengundang pro dan kontra. Banyak orangtua yang beranggapan dot dapat memberikan ketenangan kepada bayi. Benarkah?

Akademi Dokter Anak Amerika merekomendasikan orangtua untuk membiarkan bayi di tahun pertamanya untuk mengulum dot ketika tidur siang atau malam. Cara ini dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap sindrom kematian bayi secara mendadak atau sudden infant death syndrome (SIDS).
Seperti dikutip dari webmd. com, berikan dot kepada bayi ketika akan menidurkan mereka, namun jangan masukkan kembali dot ke mulut bayi ketika dia sudah terlelap. Pemberian dot ternyata juga memberikan ketenangan kepada mereka.
Dikatakan Dokter Anak Jennifer Shu MD yang sekaligus pengarang buku Heading Home With Your Newborn: From Birth to Reality, dot bisa menjadi sumber kenyamanan bayi yang sedang menangis atau mulas. Di samping sumber ketenangan dan kenyamanan, dot juga memberikan efek kepuasan pada bayi.
Selain perasaan tersebut diberikan lewat menyedot puting ibu atau menyedot botol.Kebutuhan ini terpenuhi dengan cara mengulum dot. Bayi juga akan lebih mudah untuk diminta berhenti mengisap dot ketimbang mengisap jari mereka.
Nah, bila itu pernyataan yang pro terhadap penggunaan dot, beberapa kalangan justru menentang penggunaan dot ini. Berdasarkan penelitian yang dilaporkan di Pediatrics, dot dapat memicu kemungkinan terjadinya infeksi telinga sebesar 40 persen.
Meskipun para ahli tidak dapat menjelaskan bagaimana hal ini dapat terjadi. Mereka menduga hal ini terjadi lantaran perubahan tekanan antara telinga bagian tengah dan tenggorokan bagian atas. Menguatkan penelitian ini, sebuah penelitian lain menunjukkan bahwa anak-anak yang berhenti mengisap dot secara reguler setelah usia enam bulan, memiliki kecenderungan tiga kali lipat lebih kecil untuk menderita infeksi telinga daripada anak-anak yang masih menggunakan dot.
Penelitian ini ditulis oleh Rod Moser PA PhD dalam blognya yang berjudul All Ears. Jika dot diberikan kepada bayi terlalu dini, ada risiko bayi yang baru belajar menyusui mengalami kebingungan untuk membedakannya dengan puting ibu.
“Kalau Anda ingin memberikan bayi dot, tunggu sampai menginjak bulan pertama usianya,” saran Jennifer.
Lebih jauh Jennifer juga menyatakan,orang tua yang menawarkan dot kepada anaknya juga bisa membuat kesalahan. Sebab, bisa saja yang bayi butuhkan saat itu adalah susu pada puting ibu atau botol. Orangtua juga harus waspada memberikan dot kepada bayi. Pasalnya, bayi yang terlalu sering mengisap dot dikhawatirkan susunan giginya dapat berubah atau bahkan kemampuan berbicara mereka tertunda. Tentunya hal ini tidak terlalu berpengaruh pada bayi yang jarang mengisap dot.
“Malah dot bisa menjadi teman terbaik bagi bayi yang lagi rewel. Selama dot hanya digunakan pada waktu yang singkat. Dot hanya akan merusak sedikit gigi bayi,” kata Dokter Gigi Kimberly A Harms DDS. Kunci terbaik untuk memberikan dot adalah mengetahui waktu yang tepat untuk berhenti menggunakannya.
Sebagian dokter anak menyarankan orangtua untuk berhenti memberikan dot saat anak menginjak usia antara 9–112 tahun. Ini pun juga masa yang tepat untuk menyingkirkan botol susu.
Sebagian lain menyatakan, usia 18 bulan saat yang tepat untuk mulai berhenti menggunakan dot. Kapan pun saat yang Anda pilih untuk menyapih, yang pasti terapis keluarga Mark Brenner MFT PhD menyarankan agar orangtua selalu menyiapkan anak-anak untuk menjalani perubahan. Hal ini tidak dapat dilakukan secara mendadak, melainkan anak-anak perlu diberikan informasi sebelum melakukan hal yang baru. Termasuk saat akan meminta anak berhenti menggunakan dot.
Lakukan hal ini secara bertahap agar anak tidak kaget nantinya. Caranya dengan memberlakukan aturan tertentu. Misalnya anak hanya boleh mengisap dot di kamar tidur, bukan di ruang tamu. Atau Anda membatasi penggunaan dot pada mereka, bisa di waktu tidur saja misalnya.
“Bila memungkinkan, beri barang pengganti yang juga memberikan kenyamanan kepada bayi, umpamanya mainan atau buku cerita,” ujar Mark.
Apabila bayi mengisap dot di malam hari, jangan pernah menaruh dot kembali di mulut mereka ketika terlepas. Rekomendasi penggunaan dot untuk mencegah SIDS hanya untuk bayi yang akan tertidur, bukan yang sudah tertidur.
Aksi menghentikan penggunaan dot pada bayi bisa juga dengan cara lain. Mark menyarankan untuk menggunting sedikit bagian ujung dot lalu tunjukkan kepada si kecil bahwa dotnya sudah rusak. Jelaskan bahwa dot tersebut sekarang berbahaya untuk digunakan dan harus dibuang.
Usahakan selalu aman memberikan dot kepada bayi. Jangan sekali-kali mengikat dot pada tali kemudian mengalungkannya di leher si kecil. Hal ini memungkinkan risiko tercekik. Sementara itu, Akademi Dokter Gigi menyarankan untuk memilih dot yang memiliki lubang ventilasi di bagian ujungnya sehingga ada pertukaran udara.
Pilih pula dot yang memiliki bagian ujung atau puting simetris. Bentuk ini membuat dot berada dalam posisi sedotan yang tepat. Cari pula dot yang bagian pelindungnya lebih lebar ketimbang mulut bayi. Jennifer mengingatkan para orangtua untuk tidak membagi dot dengan anak lain.
“Dan jangan pernah membersihkan dot dengan mulut Anda, mulut orang dewasa penuh dengan kuman dan dapat menyebarkan virus dan bakteri kepada bayi,” kata Jennifer.
Dia menyarankan untuk membersihkan dot dengan sabun dan air atau setidaknya membilasnya dengan air sampai bersih. [lifestyle.okezone.com]

Akademi Dokter Anak Amerika merekomendasikan orangtua untuk membiarkan bayi di tahun pertamanya untuk mengulum dot ketika tidur siang atau malam. Cara ini dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap sindrom kematian bayi secara mendadak atau sudden infant death syndrome (SIDS).
Seperti dikutip dari webmd. com, berikan dot kepada bayi ketika akan menidurkan mereka, namun jangan masukkan kembali dot ke mulut bayi ketika dia sudah terlelap. Pemberian dot ternyata juga memberikan ketenangan kepada mereka.
Dikatakan Dokter Anak Jennifer Shu MD yang sekaligus pengarang buku Heading Home With Your Newborn: From Birth to Reality, dot bisa menjadi sumber kenyamanan bayi yang sedang menangis atau mulas. Di samping sumber ketenangan dan kenyamanan, dot juga memberikan efek kepuasan pada bayi.
Selain perasaan tersebut diberikan lewat menyedot puting ibu atau menyedot botol.Kebutuhan ini terpenuhi dengan cara mengulum dot. Bayi juga akan lebih mudah untuk diminta berhenti mengisap dot ketimbang mengisap jari mereka.
Nah, bila itu pernyataan yang pro terhadap penggunaan dot, beberapa kalangan justru menentang penggunaan dot ini. Berdasarkan penelitian yang dilaporkan di Pediatrics, dot dapat memicu kemungkinan terjadinya infeksi telinga sebesar 40 persen.
Meskipun para ahli tidak dapat menjelaskan bagaimana hal ini dapat terjadi. Mereka menduga hal ini terjadi lantaran perubahan tekanan antara telinga bagian tengah dan tenggorokan bagian atas. Menguatkan penelitian ini, sebuah penelitian lain menunjukkan bahwa anak-anak yang berhenti mengisap dot secara reguler setelah usia enam bulan, memiliki kecenderungan tiga kali lipat lebih kecil untuk menderita infeksi telinga daripada anak-anak yang masih menggunakan dot.
Penelitian ini ditulis oleh Rod Moser PA PhD dalam blognya yang berjudul All Ears. Jika dot diberikan kepada bayi terlalu dini, ada risiko bayi yang baru belajar menyusui mengalami kebingungan untuk membedakannya dengan puting ibu.
“Kalau Anda ingin memberikan bayi dot, tunggu sampai menginjak bulan pertama usianya,” saran Jennifer.
Lebih jauh Jennifer juga menyatakan,orang tua yang menawarkan dot kepada anaknya juga bisa membuat kesalahan. Sebab, bisa saja yang bayi butuhkan saat itu adalah susu pada puting ibu atau botol. Orangtua juga harus waspada memberikan dot kepada bayi. Pasalnya, bayi yang terlalu sering mengisap dot dikhawatirkan susunan giginya dapat berubah atau bahkan kemampuan berbicara mereka tertunda. Tentunya hal ini tidak terlalu berpengaruh pada bayi yang jarang mengisap dot.
“Malah dot bisa menjadi teman terbaik bagi bayi yang lagi rewel. Selama dot hanya digunakan pada waktu yang singkat. Dot hanya akan merusak sedikit gigi bayi,” kata Dokter Gigi Kimberly A Harms DDS. Kunci terbaik untuk memberikan dot adalah mengetahui waktu yang tepat untuk berhenti menggunakannya.
Sebagian dokter anak menyarankan orangtua untuk berhenti memberikan dot saat anak menginjak usia antara 9–112 tahun. Ini pun juga masa yang tepat untuk menyingkirkan botol susu.
Sebagian lain menyatakan, usia 18 bulan saat yang tepat untuk mulai berhenti menggunakan dot. Kapan pun saat yang Anda pilih untuk menyapih, yang pasti terapis keluarga Mark Brenner MFT PhD menyarankan agar orangtua selalu menyiapkan anak-anak untuk menjalani perubahan. Hal ini tidak dapat dilakukan secara mendadak, melainkan anak-anak perlu diberikan informasi sebelum melakukan hal yang baru. Termasuk saat akan meminta anak berhenti menggunakan dot.
Lakukan hal ini secara bertahap agar anak tidak kaget nantinya. Caranya dengan memberlakukan aturan tertentu. Misalnya anak hanya boleh mengisap dot di kamar tidur, bukan di ruang tamu. Atau Anda membatasi penggunaan dot pada mereka, bisa di waktu tidur saja misalnya.
“Bila memungkinkan, beri barang pengganti yang juga memberikan kenyamanan kepada bayi, umpamanya mainan atau buku cerita,” ujar Mark.
Apabila bayi mengisap dot di malam hari, jangan pernah menaruh dot kembali di mulut mereka ketika terlepas. Rekomendasi penggunaan dot untuk mencegah SIDS hanya untuk bayi yang akan tertidur, bukan yang sudah tertidur.
Aksi menghentikan penggunaan dot pada bayi bisa juga dengan cara lain. Mark menyarankan untuk menggunting sedikit bagian ujung dot lalu tunjukkan kepada si kecil bahwa dotnya sudah rusak. Jelaskan bahwa dot tersebut sekarang berbahaya untuk digunakan dan harus dibuang.
Usahakan selalu aman memberikan dot kepada bayi. Jangan sekali-kali mengikat dot pada tali kemudian mengalungkannya di leher si kecil. Hal ini memungkinkan risiko tercekik. Sementara itu, Akademi Dokter Gigi menyarankan untuk memilih dot yang memiliki lubang ventilasi di bagian ujungnya sehingga ada pertukaran udara.
Pilih pula dot yang memiliki bagian ujung atau puting simetris. Bentuk ini membuat dot berada dalam posisi sedotan yang tepat. Cari pula dot yang bagian pelindungnya lebih lebar ketimbang mulut bayi. Jennifer mengingatkan para orangtua untuk tidak membagi dot dengan anak lain.
“Dan jangan pernah membersihkan dot dengan mulut Anda, mulut orang dewasa penuh dengan kuman dan dapat menyebarkan virus dan bakteri kepada bayi,” kata Jennifer.
Dia menyarankan untuk membersihkan dot dengan sabun dan air atau setidaknya membilasnya dengan air sampai bersih. [lifestyle.okezone.com]
Kandungan gizi Jagung Manis

Kandungan gizi Jagung Manis. Jagung - sweet corn (Zea mays L.) merupakan salah satu tanaman pangan dunia yang terpenting, selain gandum dan padi. Sebagai sumber karbohidrat utama di Amerika Tengah dan Selatan, jagung juga menjadi alternatif sumber pangan di Amerika Serikat. Penduduk beberapa daerah di Indonesia (misalnya di Madura dan Nusa Tenggara) juga menggunakan jagung sebagai pangan pokok. Selain sebagai sumber karbohidrat, jagung juga ditanam sebagai pakan ternak (hijauan maupun tongkolnya), diambil minyaknya (dari bulir), dibuat tepung (dari bulir, dikenal dengan istilah tepung jagung atau maizena), dan bahan baku industri (dari tepung bulir dan tepung tongkolnya). Tongkol jagung kaya akan pentosa, yang dipakai sebagai bahan baku pembuatan furfural. Jagung yang telah direkayasa genetika juga sekarang ditanam sebagai penghasil bahan farmasi.
Jagung merupakan tanaman semusim (annual). Satu siklus hidupnya diselesaikan dalam 80-150 hari. Paruh pertama dari siklus merupakan tahap pertumbuhan vegetatif dan paruh kedua untuk tahap pertumbuhan generatif.
Tinggi tanaman jagung sangat bervariasi. Meskipun tanaman jagung umumnya berketinggian antara 1m sampai 3m, ada varietas yang dapat mencapai tinggi 6m. Tinggi tanaman biasa diukur dari permukaan tanah hingga ruas teratas sebelum bunga jantan. Meskipun beberapa varietas dapat menghasilkan anakan (seperti padi), pada umumnya jagung tidak memiliki kemampuan ini.
Bunga betina jagung berupa "tongkol" yang terbungkus oleh semacam pelepah dengan "rambut". Rambut jagung sebenarnya adalah tangkai putik.
Akar jagung tergolong akar serabut yang dapat mencapai kedalaman 8 m meskipun sebagian besar berada pada kisaran 2 m. Pada tanaman yang sudah cukup dewasa muncul akar adventif dari buku-buku batang bagian bawah yang membantu menyangga tegaknya tanaman.
Batang jagung tegak dan mudah terlihat, sebagaimana sorgum dan tebu, namun tidak seperti padi atau gandum. Terdapat mutan yang batangnya tidak tumbuh pesat sehingga tanaman berbentuk roset. Batang beruas-ruas. Ruas terbungkus pelepah daun yang muncul dari buku. Batang jagung cukup kokoh namun tidak banyak mengandung lignin.
Daun jagung adalah daun sempurna. Bentuknya memanjang. Antara pelepah dan helai daun terdapat ligula. Tulang daun sejajar dengan ibu tulang daun. Permukaan daun ada yang licin dan ada yang berambut. Stoma pada daun jagung berbentuk halter, yang khas dimiliki familia Poaceae. Setiap stoma dikelilingi sel-sel epidermis berbentuk kipas. Struktur ini berperan penting dalam respon tanaman menanggapi defisit air pada sel-sel daun.
Jenis ini mengandung kadar gula yang relatif tinggi, kerana itu biasanya dipungut muda untuk dibakar atau direbus. Ciri dari jenis ini adalah bila masak bijinya menjadi keriput.
Jagung memiliki bunga jantan dan bunga betina yang terpisah (diklin) dalam satu tanaman (monoecious). Tiap kuntum bunga memiliki struktur khas bunga dari suku Poaceae, yang disebut floret. Pada jagung, dua floret dibatasi oleh sepasang glumae (tunggal: gluma). Bunga jantan tumbuh di bagian puncak tanaman, berupa karangan bunga (inflorescence). Serbuk sari berwarna kuning dan beraroma khas. Bunga betina tersusun dalam tongkol. Tongkol tumbuh dari buku, di antara batang dan pelepah daun. Pada umumnya, satu tanaman hanya dapat menghasilkan satu tongkol produktif meskipun memiliki sejumlah bunga betina. Beberapa varietas unggul dapat menghasilkan lebih dari satu tongkol produktif, dan disebut sebagai varietas prolifik. Bunga jantan jagung cenderung siap untuk penyerbukan 2-5 hari lebih dini daripada bunga betinanya (protandri).
Biji jagung kaya akan karbohidrat. Sebagian besar berada pada endospermium. Kandungan karbohidrat dapat mencapai 80% dari seluruh bahan kering biji. Karbohidrat dalam bentuk pati umumnya berupa campuran amilosa dan amilopektin. Pada jagung ketan, sebagian besar atau seluruh patinya merupakan amilopektin. Perbedaan ini tidak banyak berpengaruh pada kandungan gizi, tetapi lebih berarti dalam pengolahan sebagai bahan pangan. Jagung manis diketahui mengandung amilopektin lebih rendah tetapi mengalami peningkatan fitoglikogen dan sukrosa..
Kandungan gizi Jagung per 100 gram bahan adalah:
* Kalori : 355 Kalori
* Protein : 9,2 gr
* Lemak : 3,9 gr
* Karbohidrat : 73,7 gr
* Kalsium : 10 mg
* Fosfor : 256 mg
* Ferrum : 2,4 mg
* Vitamin A : 510 SI
* Vitamin B1 : 0,38 mg
* Air : 12 gr
Sumber Direktorat Gizi, Departemen Kesehatan Republik Indonesia
Dan bagian yang dapat dimakan 90 %.
Untuk ukuran yang sama, meski jagung mempunyai kandungan karbohidrat yang lebih rendah, namum mempunyai kandungan protein yang lebih banyak.
Jagung merupakan tanaman semusim (annual). Satu siklus hidupnya diselesaikan dalam 80-150 hari.
source : eemoo-esprit.blogspot.com
Buah Nangka Mengandung Banyak Zat Gizi

Buah Nangka Mengandung Banyak Zat Gizi - Buah nangka merupakan salah satu buah yang umum tumbuh di daerah tropis. Selain Indonesia, negara penghasil buah nangka antara lain India, Thailand, dan Malaysia. Aromanya yang khas dan mudah melekat pada orang yang mendekatinya membuat buah ini kurang disukai. Akan tetapi, sebetulnya banyak zat gizi yang terkandung pada buah ini.
Buah nangka mengandung vitamin A, vitamin C, vitamin B dalam bentuk senyawa thiamin, riboflavin, niacin, serta mengandung mineral seperti calcium, potassium, ferrum (zat besi), magnesium, dalam jumlah yang cukup banyak bila dibandingkan dengan berbagai nutrien lain. Beberapa manfaat nangka antara lain:
1. Meningkatkan kesehatan saluran pencernaan
Nangka mampu membantu menyembuhkan borok lambung dan serat nangka sangat membantu mengatasi konstipasi (susah buang air besar). Dengan demikian, buah nangka mampu ikut membantu mencegah timbulnya kanker usus besar.
2. Memperkuat sistem imun
Buah nangka adalah sumber vitamin C yang sangat baik, sebagai antioksidan yag ampuh mencegah flu dan infeksi.
3. Proteksi terhadap kanker
Buah nangka mengandung fitonutrien seperti lignan, isoflavon, dan saponin yang membentuk proteksi tubuh melawan timbulnya kanker.
4. Menurunkan tekanan darah
Buah nangka mengandung potassium (kalium) yang penting dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh dan eletrolit sehingga bermanfaat positif terhadap pengaturan tekanan darah, sehingga mengurangi resiko serangan jantung dan stroke.
5. Membantu kesehatan indra penglihatan
Kandungan vitamin A dalam buah nangka akan membantu menjaga kesehatan mata. Selain itu, vitamin ini juga penting untuj menjaga kesehatan kulit dan membran mukosa (contohnya pada hidung di bagian dalam) dan meningkatkan fungsi sistem imun.
5. Peningkatan energi
Buah nangka dapat dipertimbangkan sebagai makanan penambah energi karena adanya kandungan gula sederhana seperti fruktosa dan sukrosa. Daging buahnya yang empuk, manis, dan halus dapat segera membuat kita merasa segar kembali.
Buah nangka adalah buah terbesar yang dihasilkan dari pohon. Buah nangka ini bahkan sebetulnya dapat ditambahkan pada menu sarapan, sebagai potongan kecil-kecil yang ditaburkan pada oatmeal, sehingga dapat menjadi cadangan energi yang cukup untuk sepanjang hari.
source : beritaterkinionline.com
Langganan:
Postingan
(
Atom
)